Premanisme merupakan sebutan sekelompok orang atau perseorangan yang sering digunakan untuk merujuk kepada kegiatan sekelompok orang yang mendapatkan penghasilannya terutama dari pemerasan kelompok masyarakat lain.
Guna menekan angka premanisme ini, Sat Binmas Polresta Pontianak Kota melaksanakan sambang sekaligus pembinaan kepada Juru Parkir. “Terkadang ada oknum dari Jukir ini meminta uang secara paksa dan tidak sesuai dengan ketentuan”, ujar Iptu Rohim saat pelaksanaan giat sambang.
Dalam kesempatan Kegiatan Binluh , Kanit Bintibmas Iptu Rohim menyambangi juru parkir Rs. Sudarso di lokasi jl. DR. Soedarso pada hari Jum'at 14 September 2018. Sekitar Pukul 09.30 WIB. Rohim mengatakan Saat ini tindak kejahatan bukan hanya dilakukan malam hari, siang hari pun kejahatan kerap terjadi. Untuk itu masyarakat harus lebih waspada, pengawasan dan pembinaan di tempat-tempat yang ramai terus kita lakukan,” jelasnya.
Memang ada beberapa masyarakat yang terganggu dengan kehadiran Jukir, khususnya Jukir-jukir liar yang mematok tarif mahal kepada pengendara. Hal ini tentunya yang harus diberantas karena dapat meyebabkan kenyamanan masyarakat terganggu.
seperti halnya andi, salah satu petugas yang sedang jaga menjadi juru parkir Rs. Sudarso mengatakan saya sangatlah risih dengan oknum-oknum yang meminta uang saat sedang berkerja menjadi jukir. Ada saja preman-preman meminta uang setoran walapun tidak sering meminta kepadanya," imbuhnya.
“Saya himbau untuk meminta tarif parkir sesuai ketentuan”, ujar rohim kepada Jukir yang sehari-hari mangkal di depan Rs. Sudarso ini. Kegiatan sambang dan pembinaan kepada Jukir ini bertujuan untuk memberikan rasa nyaman dan aman kepada masyarakat.
Kami mengharapkan peran serta semua elemen masyarakat baik itu juru Parkir untuk bersama-sama bersinergi mencegah aksi aksi premanisme dilingunganya dan berani melapor Kepolisian terdekat bila terbukti melakukan aksi premanisme, imbuhnya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar