Selasa, 09 Oktober 2018

SAT BINMAS MELAKSANAKAN PENGAMANAN AKSI DAMAI DI KANTOR GUBERNUR KALBAR






PONTIANAK _Sat Binmas Polresta Pontianak Kota, Wakasat Binms, Iptu Reflen Nainggolan, SH, Para Kanit dan Panit, bersama anggota Mapolresta melaksanakan Pengamanan Unjuk Rasa Damai Kepala Desa se Kab Landak di Kantor Gubernur Kalbar. Aksi damai ini adalah aksi yang ke 3 kali, sejak tanggal 8/10/18 kemarin.

Massa unras memberikan tuntutan berdasarkan dari Surat No. 800/1646/BKD 18  September 2018 yang di tandatangani oleh Gubernur Midji bertentangan dengan:
1. Pasal 162 ayat (3) UU No. 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.
2. Pasal 3 ayat (2) PP No. 11 Tahun 2017.
3. Surat Edaran Menteri PAN-RB No. 2 Tahun 2016 tentang Penggantian Pejabat Pasca Pilkada.
Sikap Gubernur baru yang demikian adalah tindakan yang tidak taat azaz dan Undang Undang.


Dari informasi yang diberikan dari Kepolisian diketahui sebagai koorlap ketua kepala desa Sekab Landak bapak Yohanes.
Ada 116 desa Sekab Landak diperkirakan Akan Turun.
Dan diperkirakan perangkat desa lainnya Akan Turun BPD desa dan tapem sebanyak 120 orang.
Jadi keseluruhan diperkirakan ada
250 Orang.
Menggunakan kendaraan Pribadi Mobil Kijang dan Avanza.
Mobil Bus tifa perempat dan kendaraan Roda Dua.
Titik Kumpul di Rumah Adat Dayak BETANG Jon Sutoyo.

 Adapun Tuntutan pengunjuk rasa thd
Gubernur harus menghentikan sikap :
1. Arogansi nya
2. Tindakan diskriminatif terhadap Kabupaten tertentu.
3. Sifat buruk yaitu balas dendam.
4. Gubernur banyak bicara tapi sedikit kerja.

Kegiatan Unras berlangsung siang ini pukul 13.00 Wib dengan titik kumpul di rumah betang. Massa berjumlah 100 orang. Kapolresta Ptk Kota berserta Pejabat Utama Polresta Ptk Kota, langsung turun kelapangan monitor situasi unras. Sat Binmas juga menghimbau agar para korlap menyampaikan aspirasinya dengan tertib. Masyarakat tetap saling menghormati satu sama lain. Semoga Pemilu terlaksana dengan damai dan aman.

Tidak ada komentar:

Kegiatan bhabinkamtibmas pendampingan masyarakat

Kegiatan Bhabinkamtibmas pendampingan masyarakat mendukung Program Pemerintah dalam ketahanan pangan