Pontianak_Wakasat Binmas Polresta Pontianak Kota Iptu Reflen Nainggolan, SH, pukul 08.00 Wib mendengar orang berteriak - teriak dari Ruangan Sel Tahanan Mapolresta Pontianak Kota. Wakasat Binmas segera menuju ruangan tahanan untuk mengecek situasi, setelah di cek ternyata salah seorang tersangka pengedar dan pengguna narkoba mengalami halusinasi sehingga mengamuk dan menuduh diancam oleh kawan tahanan yang lain. Diketahui tahanan tersebut a.n. Delidi als ADI (43 th ). Tahanan narkoba jika mengalami sakit, akan diperiksa oleh tim kesehatan dari Klinik Polresta Pontianak Kota. Para tahanan diperlakukan secara manusiawi dan dijamin keselamatannya di dalam sel Tahanan, dibawah pengawasan Sat Tahti ( Satuan Barang Bukti ) Polresta Pontianak Kota.
Para Tahanan dikumpulkan dalam sel, dibariskan dan diberikan pembinaan dan penyuluhan terhadap Tahanan Polresta Pontianak Kota yang berjumlah 113 orang yang terdiri dari beberapa kasus kejahatan. Iptu Reflen Nainggolan, SH, mengatakan " para tahanan diwajibkan selalu mematuhi tata tertib dalam Ruangan Tahanan. Tetap bisa melaksanakan ibadah walaupun di dalam Ruangan Tahanan. Memperbaiki diri dan menambah keimanan serta taqwa, tidak mengulang kesalahan untuk kesekian kalinya. Bekerja dengan cara yang baik agar bisa terjun ke masyarakat kembali. " Imbuh Iptu Reflen.
Manusia pada hakikatnya pernah melakukan khilaf dan salah, namun hendaknya manusia selalu bertobat, selalu berbuat kebaikan untuk keluarga dan masyarakat. semua orang mempunyai kepentingan dan kebutuhan hidup, sehingga diperlukan kerja keras dan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Iptu Reflen mengatakan kapasitas Ruang Tahanan Polresta Pontianak Kota sudah kelebihan kapasitas. Satu ruangan sel tahanan Mapolresta idealnya berisi 90-95 orang, namun hingga saat ini tahanan berjumlah 113 tahanan. Hal ini merupakan kinerja yang baik dari Kepolisian banyak pelaku kejahatan yang diamankan di Mapolresta Pontianak Kota. Kegiatan pembinaan dan penyuluhan berlangsung dengan aman dan kondusif.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar